Bola
di Balik Jendela
senja kini sang gereja bersenandung pelan
: mengapakah gerangan?
dua bola menatap iba di balik jendela
sambil melirik cermin basah menyapa ramah
: duhai bola amanah, pandanganmu jagalah!
bergetar bola ini mendengar
dan angin pun menyeringai santai sambil berucap
: ambillah satu hikmah setiap kau menatap!
rinai hujan kembali berbisik pelan
: lihatlah sang gereja itu! ; ia yang kini membisu
; ia yang kini membatu menantikanmu tanpa ragu.
“ada satu cinta ingin bercinta dengan sang Pencinta”
terucap indah satu makna
dari mulut sang gereja.
bola yang mengiba
kini mulai berpangku asa
: inginku basuh segala dosa
; dengan cinta berbingkai sahaja
; hingga tapak menyulam jejak sarat makna.
Bandung, 2011

Tidak ada komentar:
Posting Komentar