Ini bukanlah rangkaian syair – syair mewah
Dan
Ini bukanlah agenda bernoktah
Jari – jari ini mencoba untuk bicara
Membaca alunan dimensi realita
Membuka selimut – selimut makna
Menenggelamkan hati dalam lautan
Hikmah – Nya
Kaki ini mencoba berdiri dalam himpit keterbatasan
Segala asa dan cita hanyalah kemoflase khayalan
Tangan – tangan ini mediator belas kasihan
Menantikan sebutir koin dalam genggaman
Hidup berdasarkan tanah gersang
Beratapkan langit luas terbentang
Berharap . . . . Tuhan tetap sayang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar