Man Jada Wajada

Lilin-lilin kecil mulai menari dalam gelap. Menyulut semangat malam yang kan di dekap. Sepintas sisa hujan masih ramai menghias spion nakal. Semuanya menyatu dalam akhir senja yang tak pernah kekal.

...

Selasa, September 25, 2012

Dan Malam pun Mulai Merayuku


Wajah malam mulai tampak elegan,
dengan kedamaian yang kau tawarkan.

Ya, sepenggal sajak untuk malam ini

Sedetik berlalu adalah sesaat
mata ini menatap gelap
Tak apa, gelapmu adalah damai untukku

mengasingkan diri dari hingar bingar siang
lalu lalang tak karuan
penat untuk sesaat
dan seketika menghilang saat wajahmu datang
bukan hanya sekadar bayang

damaikan jiwa-jiwa yang penat ini
dengan kidung malam yang biasa kau senandungkan
aku tahu, Tuhan menitahkanmu sebagai sahabat dan tempat
bersandar rehat, untukku

sampai pada saatnya, engkau pun menghadiahkanku
waktu khusus, di penghujung sepertiga malammu

dengan pelan kau pun mulai merayu:

"temui dan nantikanku di sepertiga malam itu..."


25.9.12

Tidak ada komentar:

Posting Komentar