namun aku berusaha mengeja kata
untuk mendeskripsikannya
Ya, lagi-lagi masih dalam sulaman sajak
Coba simak!
Debur ombak masih berkeliaran dan berkejaran
menggapai pantai dan mengantarkan sebuah keterangan
"Ada yang hilang!"
Gertak ombak dalam senyap.
"Apa?"
"Sebuah kata".
"Kata apa?"
"Kata yang biasa kau tuturkan di setiap saat"
jawab ombak kepada pantai
"sejatinya aku tidak selalu memerlukan dan bisa
menuturkan kata-kata yang kau sebut manis itu".
"Mengapa kau berucap seperti itu?"
"Aku hanya perlu kesetiaan dan kesabaran darimu,
bukan sekadar basa-basi kata, itu saja"
"Jawabmu ini masih tetap menjadi kata manis untukku, pantaiku".
Walau ada kalanya ombak menjauh
pantaipun tetap setia menatap jarak yang terbentang
di hamparan air memasang
Dan ketika itu pula
sebuah penyelarasan hidup sudah tercipta
25'9'12


Tidak ada komentar:
Posting Komentar