mencoba melerai pergumulan langit dan hujan, pagi ini
Melati yang kutanam dua hari kemarin,
masih tampak segar dan mulai tersenyum riang.
"Ingin kucari dan maknai celah kata, yang sering embun titipkan
di setiap pori-pori daun ini" tuturnya.
Aku cemburu pada kesetiaan embun dan daun,
bahkan embun pun tak perlu warna, untuk selalu
membuat daun jatuh cinta.
Ah! Tak mengapa, aku masih begitu sangat beruntung.
Aku pun bisa membuat mereka cemburu tanpa ragu.
Melalui setangkai kata cinta sederhana yang kupersembahkan untukmu, Ibu.
22.12.12


Tidak ada komentar:
Posting Komentar